Skip to main content

Cara Menciptakan Kedamaian Hati dan Pikiran

Cara Menciptakan Kedamaian Hati dan Pikiran | Santrie Salafie

Cara Menciptakan Kedamaian Hati dan Pikiran - Bagaimana caranya untuk menciptakan kedamaian hati dan pikran? Itulah yang banyak ditanyakan orang-orang agar hidupnya tenang dan damai. Tidak terlepas dari hal itu, bahwa Kedamaian Hati dan Pikiran adalah salah satu target utama setiap orang. Namun terkadang ada seseorang mengambil jalan yang salah untuk menuju kedamaian hati dan kedamaian pikiran tersebut, yaitu dengan cara yang tidak baik sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain.

Nah, pada kesempatan kali ini Santrie Salafie akan berbagi tentang cara untuk menciptakan kedamaian hati dan kedamaian pikiran dengan lima langkah mudah. Tanpa menunda lebih jauh lagi, langsung saja yuk scroll ke bawah untuk menyimak lebih lanjut penjelasan tentang cara menciptakan kedamaian pikiran dan kedamaian hati.

Kedamaian Hati Dan Pikiran

Ketenangan pikiran dan ketenangan hati adalah keinginan nomor satu bagi setiap manusia, terutama pada saat kita berpacu dengan dunia untuk mendapatkan semua tujuan material yang kita inginkan.

Pertanyaan pentingnya adalah bagaimana caranya mendapatkan ketenangan pikiran dan ketenangan hati? Allah swt menjawab pertanyaan ini dalam ayat Al-Quran.

Allah berfirman:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.QS. Ar Ra'd:28

Jadi satu-satunya cara agar dapat menciptakan ketenangan pikiran dan ketenangan hati yang akan bertahan lama adalah menyibukkan diri dengan mengingat Allah atau yang dikenal sebagai Dzikir atau Zikir.

Mungkin kita sekarang berpikir itu terlalu sederhana, tetapi banyak yang berpendapat itu adalah permata langka untuk dapat menciptakan ketenangan hati dan pikiran. Karena hal tersebut adalah cara langsung untuk menciptakan kedamaian dan ketenangan, tetapi jangan salah paham bahwa Dzikir menjadi hal yang mudah dilakukan pada zaman modern seperti sekarang ini.

Dunia modern menantang kita dengan begitu banyak gangguan dan begitu banyak harapan yang tidak bisa menjanjikan hasilnya, maka dari itu jangan sampai kita terpengaruh hal-hal baru di zaman modern seperti saat ini. Dan berikut 5 cara menciptakan ketenangan hati dan ketenangan pikiran.

1. Menciptakan Ketenangan Pikiran dengan Mengingat Allah

Cara terbaik untuk menciptakan ketenangan pikiran adalah Dzikir atau mengingat Allah, dengan selalu berusaha melakukannya secara konsisten sepanjang hari. Itu tidak berarti bahwa kita tidak dapat melanjutkan kegiatan kita sehari-hari, tetapi sebaliknya bahwa kita akan mendapatkan dua keuntungan yang sangat besar sekali jika kita melakukannya dengan baik. Yaitu dengan cara tetap mengerjakan kegiatan sehari-hari dibarengi dengan berdzikir kepada Allah swt. Karena ini juga termasuk sunnah yang ditentukan Nabi Muhammad saw. Saran terbaik yang lainnya adalah dengan meluangkan waktu paling tidak 5 menit pada setiap sebelum atau selesai shalat lima waktu untuk berdzikir kepada Allah swt.

kita mungkin mengatakan kalau kita sudah melakukan ini sebelum atau setelah Shalat wajib, tetapi kenyataannya begitu banyak dari kita melewatkannya. Bahkan jika kita melakukannya, kita bergegas melewatinya tanpa benar-benar memikirkan Allah. Itu mengalahkan tujuan zikir, jika semua yang kita lakukan adalah mengucapkan kata-kata tanpa benar-benar mengingat Allah.

2. Menjaga Wudu

Mengambil Wudu setiap saat ketika kita sudah batal, terlepas dari apakah kita membutuhkannya atau tidak. Dan ketika kita mengambil Wudu, berpikirlah tentang Allah, luangkan waktu kita dan renungkan mengapa kita melakukan ini. Ingat, itu adalah tindakan ibadah dan penyucian dosa-dosa kita.

Namun, agar itu menjadi tindakan dzikir, buatlah ini sebagai latihan untuk menciptakan kekhusyu'an dalam pikiran kita tentang Allah. Sehingga kita akan lebih fokus dalam shalat 5 waktu.

Mungkin ini akan sulit bagi sebagian dari kita, tetapi hal terbaiknya kita harus mencoba untuk selalu istiqamah agar tidak batal wudu. Artinya, ketika kita batal, bersegeralah untuk mengambil wudu kembali. Karena itu akan membantu untuk menciptakan pola pikir positif dan membantu untuk mengingat Allah. Pada akhirnya, seperti yang sudah kita ketahui, jika kita mengingat Allah, maka kita akan menciptakan ketenangan pikiran yang kita cari.

3. Hilangkan Ghibah

Kedengarannya agak sulit, tetapi jika kita menyadari tentang pengaruh buruknya membicarakan atau menggosipkan orang lain, Admin yakin kita tidak akan melakukannya. Jika kita ingin membuat pikiran dan hati kita tenang, janganlah memberi makan pikiran kita dengan hal-hal negatif terus-menerus.

Segala hal negatif yang masuk dalam pikiran kita akan menciptakan rasa kekacauan, yang terburuk dari hal-hal itu adalah bahwa kebanyakan orang memberi makan pikiran mereka dengan berita buruk yang terus-menerus di dapatkan dari gosip atau membicarakan orang lain. Dan jangan merusak pikiran kita dengan terus-menerus menerima berita tanpa menelaahnya terlebih dahulu.

4. Jangan Menyentuh Internet atau Perangkat Seluler kita selama Dua Jam

Itu benar, Admin berbicara tentang kecanduan bahwa banyak dari kita yang merusak ketenangan pikiran kita. Begitu banyak dari kita mencari telepon atau hp setelah kita bangun tidur. Beberapa dari kita bahkan membuat alasan bahwa 'saya hanya memeriksa waktu' atau 'saya menggunakannya untuk membuka Aplikasi Quran'.Maka tanpa disadari, secara spontan kita juga akan membuka aplikasi lainnya, seperti whatsapp, facebook dll.

Ini adalah perilaku paling merusak yang telah terpelihara, contoh lainnya adalah membuka Internet saat bangun tidur seperti menonton berita negatif. Itu membuat reaktif dan menghabiskan banyak waktu, kita tidak dapat mengontrol apa yang akan dilihat dan jika itu adalah berita buruk, maka kita akan mengawali hari dengan sesuatu hal yang negatif.

Saran terbaiknya adalah jangan langsung menggunakan hp atau telepon, atau memeriksa pesan, email dan lainnya terlebih dahulu ketika bangun tidur. Terkecuali kalau memang kebetulan pas kita bangun ada seseorang yang menelepon kita, nah itu mungkin tidak menjadi masalah.

5. Buatlah Hal Terakhir yang Baik sebelum Tidur

Dan ini adalah Sunnah Rasulullah saw, bahwa kita harus melakukan hal terakhir yang kita lakukan di malam hari untuk shalat Witir. Berdasarkan hadits Jabir ra. ia berkata, Rasulullah saw bersabda:

مَنْ خَافَ أَنْ لاَ يَقُوْمَ آخِرَ اللَّيْلِ، فَلْيُوْتِرْ أَوَّلَهُ، وَمَنْ طَمِعَ أَنْ يَقُوْمَ آخِرَهُ فَلْيُوْتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ، فَإِنَّ صَلاَةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُوْدَةٌ، وَذَلِكَ أَفْضَلُ
"Barangsiapa yang khawatir tidak bangun pada akhir malam, maka hendaklah dia me-lakukan shalat Witir pada awal malam. Dan barangsiapa yang bersikeras untuk bangun pada akhir malam, maka hendaklah dia me-lakukan shalat Witir pada akhir malam, karena shalat di akhir malam itu disaksikan (oleh para Malaikat), dan hal itu adalah lebih utama".HR. Muslim dalam kitab Shalaatil Musaafiriin, bab Man Khaafa an Laa Yaquuma min Aakhiril Laili fal Yuutir Awwa-lahu, (hadits no. 755).

Mengingat Allah adalah hal terakhir yang harus dilakukan, karena dengan mengingat Allah, kita seperti telah mencelupkan diri ke dalam sebuah rendaman dan kemudian pikiran akan menyerap semua rendaman itu sepanjang malam sampai bangun untuk shalat subuh.

Tidur dengan mengingat Allah akan membantu mengakhiri hari-hari dengan pikiran positif. Bersyukur atas semua yang dimiliki sepanjang hari dan merenungkan kebaikan yang datang pada setiap harinya.

Coba sadari hal berikut, ketika kita tidur setelah bertengkar atau menonton film dokumenter atau film yang mengerikan, maka hal pertama yang terjadi saat bangun adalah mengingat pikiran-pikiran mengerikan yang dimiliki sebelum tidur. Ketahuilah, hal terakhir di pikiran kita sebelum tidur merupakan hal pertama di pikiran kita saat bangun tidur. Jadi jika sebelum tidur kita mengingat Allah, maka ketika kita bangun juga akan bangun dengan mengingat Allah.
Wallahu a'lam bish-shawab. (Amin Afnan)

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari artikel diatas adalah:
  • Cara Menciptakan Kedamaian Hati dan Pikiran diatas bisa kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, dan sebenarnya kita sendirilah yang menentukan jalan untuk menciptakan kedamaian pikiran dan kedamaian hati. Jika kita benar-benar ingin hidup damai dan tenteram, sudah barang tentu kita harus selalu berusaha mendekatkan diri kita kepada Allah swt. Karena Dialah pemilik Kedamaian Hati dan Pikiran yang sesungguhnya. Bukan malah sebaliknya, yaitu hari-hari selalu berbuat maksiat tanpa sadar bahwa semua ini hanya pinjaman dari Allah swt. Naudzubillahi min dzalik.
Semoga dengan membaca artikel ini, bisa menambah wawasan dan menjadi solusi bagi kita semua yang sedang berusaha mencari kedamaian hati dan pikiran. Amin. Salam santun dan semoga bermanfaat.

Comment Policy: Setiap komentar yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu sebelum ditampilkan, silakan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Terima kasih untuk kerja samanya.
Buka Komentar
Tutup Komentar