Skip to main content

Anggun dengan Akhlak Muslimah

Anggun dengan Akhlak Muslimah by Santrie Salafie

Anggun dengan Akhlak Muslimah - Assalamu'alaikum sahabat santrie salafie, bagaimana kabar hari ini? Mudah-mudahan selalu dalam lindungan dan karunia Allah swt. Amin. Nah, pada kesempatan kali ini Admin akan berbagi artikel akhlak muslimah yang berkenaan tentang motivasi untuk muslimah. Tanpa menunda lebih jauh lagi, langsung saja yuk simak baik-baik artikel dibawah ini dengan baik dan berikut daftar isinya:

Content

Jangan Minder

Tak usah minder, diremehkan karena kurangnya fisik itu lebih baik daripada diremehkan karena kurang baik.

Untukmu wanita sederhana, diremehkan karena keadaan fisikmu yang kurang cantik itu lebih baik daripada diremehkan karena kurang akhlak, karena wanita cantik yang sebenarnya terlihat dari budi pekerti dan akhlaknya, bukan hanya dari kecantikan dzahir semata.

Karenanya, tidak perlu kamu sakit hati atau mendengus kesal bila ada yang berkomentar kurang baik pada keadaan fisikmu, yang penting kamu selalu bijaksana menjaga keadaan hati dan akhlakmu di hadapan allah.

Jangan Ambil Hati

Tak usah ambil hati komentar tak menyenangkan orang lain. Lantas tidak usah kamu bersusah payah meladeni perkataan mereka yang selalu mendiskriminasi keadaan luarmu.

Tidak usah kamu ambil hati komentar tidak menyenangkan mereka, cukup kamu tahu saja bahwa mereka kadang berbicara tanpa otak, mereka kadang berkomentar tanpa berpikir terlebih dahulu.

Tetaplah tersenyum, karena dibilang kurang cantik bukan hal buruk kok. Kendalikan hatimu dengan bijak, tetaplah kamu tersenyum ramah kepada mereka yang menghina dan meremehkanmu, karena sungguh dibilang kurang cantik itu bukan hal yang buruk, karena yang buruk jika kamu cantik tapi tidak berakhlak mulia.

Cantik Paras dan Hati

Yang buruk itu ketika kamu dipuji cantik, tapi sayang kecantikanmu hanya sebatas keadaan fisik.

Tidak perlu minder walau semua orang sekalipun berkata kamu kurang cantik dan semacamnya, karena yang buruk itu ketika kamu mendapat pujian cantik dari semua orang, tapi sayangnya kecantikanmu hanya sebatas hiasan luar semata.

Yang buruk itu ketika paras cantikmu tak seimbang dengan kecantikan hatimu. Maka tidak usah kamu bersedih sekalipun orang berkata kamu jelek sedangkan si dia cantik jelita, yang penting akhlakmu selalu kamu jaga dengan baik dan bijaksana. Mulai sekarang hilangkanlah Kesedihanmu jika hanya dibilang kurang cantik, berikut tips menghilangan kesedihan yang mendalam.

Karena bagaimanapun yang buruk itu ketika hanya perasamu saja yang cantik, tapi kecantikanmu tidak seimbang dengan kecantikan hatimu.

Jadilah Perhiasan Dunia

Tetaplah bersyukur apa pun hinaan orang lain yang sampai ditelingamu, dan percayalah kamu cantik di depan rabb-mu. Mereka yang bisa dibilang cantik adalah mereka yang selalu menjaga kecantikannya secara islami.

Karenanya, tetaplah bersyukur seperti apa pun keadaanmu, tetaplah berterima kasih sesederhana apa pun kamu diciptakan oleh-nya, tetaplah sabar atas apa pun hinaan orang lain yang sampai ditelingamu.

Dan percayalah tatkala kamu menjaga akhlak dan taatmu maka kamulah perhiasan dunia yang paling cantik di depan rabb-mu.

Belajar dari Orang Tuli

Berlagaklah tuli terhadap cacian dan hinaan orang lain, agar kamu tidak mudah stres dan tetap tenang. Tetap tenang dan sabar saat ada yang mencaci, menghina, dan meremehkan hidup kita. Sesekali hiduplah seperti orang buta dan tuli, yang mana dia tidak pernah peduli dengan cacian atau hinaan orang lain.

Bagaimana orang buta dan orang tuli? Dia tidak melihat pada mereka yang membenci, dan dia pula tidak mendengar pada yang mencaci sekaligus menghinanya, sehingga hatinya selalu bersih dan damai dengan kebaikan.

Belajarlah dari orang tuli apabila dihina, berlagaklah seolah kita tak mendengar apa yang dikatakan mereka. Untuk itu, dimana pun kita berada, dan dalam keadaan seperti apa pun, terlebih saat ada yang membenci kita, jangan gampang gusar untuk balik membencinya.

Dicaci, dihina, dan diremehkan, jangan masukkan semua kata-kata buruk itu pada hati, anggap saja hanya sebuah kata tak bermakna. Belajarlah dari orang tuli apabila ada sebagian orang yang menghina, berlagaklah seolah kita tak mendengar apa yang mereka katakan.

Belajar dari Orang Buta

Belajarlah dari orang buta apabila dicaci, berlagaklah seolah kita tak melihat perlakuan buruk mereka. Dan belajarlah dari orang buta apabila dicaci, berlagaklah seolah kita tak melihat sedikit pun perlakuan buruk mereka kepada kita, agar sampai kapan pun kita tidak memiliki kebencian karena tidak terima.

Berlagaklah seolah kita tak melihat kedzaliman mereka, walau begitu sering mereka menggunakan lisannya untuk mendzalimi kita, karena bagaimanapun hal paling ampuh untuk menjaga hati adalah dengan mengabaikan perlakuan buruk mereka.

Bijaksana dalam Melihat dan Mendengar

Sungguh jika telinga dan mata kita tak pernah terisi dengan kebencian, maka sampai kapan pun hati kita akan tenang. Ketauhilah, sungguh jika telinga dan mata kita selalu dapat kita kondisikan untuk tak pernah terisi dengan kebencian, maka sampai kapan pun hati kita akan merasa tenang.

Jika telinga dan mata kita kondisikan untuk abai kepada kedzaliman mereka, maka seburuk apa pun perbuatan mereka akan tetap kita terima dengan ikhlas dan tanpa dendam sedikit pun.

Sungguh jika hati kita selalu tenang, maka tak peduli sedzalim apa mereka, tetap saja kita akan mampu bersabar. Karena sungguh jika hati kita selalu saja tenang, tidak gegabah amarah atau membenci, maka tidak peduli sedzalim apa mereka kepada kita, tetap saja diri kita akan mudah untuk tetap bersabar. Karenanya, tutuplah telinga dan mata kita dari para pembenci, tapi hati harus tetap kita buka untuk memaafkan.

Oleh karenanya, tutuplah telinga dan mata kita tatkala ada yang membenci kita, tatkala ada yang menghina, mencaci, dan meremehkan kita, tetapi hati harus tetap kita buka untuk memaafkan. Hati kita harus tetap mampu kita kondisikan melihat dengan bijaksana, agar memaafkan selalu bisa kita lakukan tanpa ada rasa jenuh sedikit pun.

Semoga sahabat Santrie Salafie bisa memahami penjelasan diatas dengan mudah. Selamat mencoba, salam santun dan semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Mencegah Anak Agar Tidak Merokok

Comment Policy: Silakan baca Kebijakan Komentar kami sebelum berkomentar.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Install aplikasi Santrie Salafie

Tambahkan aplikasi Santrie Salafie di smartphone tanpa install, buka Santrie Salafie dengan browser Chrome di smartphone lalu klik ikon 3 titikdi browser kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya klik aplikasi Santrie Salafie dari layar utama smartphone Anda.