Skip to main content

Tips Islami menjadi Wanita Idaman

Tips Islami menjadi Wanita Idaman | Santrie Salafie

Tips Islami menjadi Wanita Idaman - Pernahkah kalian membaca atau mendengar tentang Tips Islami menjadi Wanita Idaman? Bagaimana menjadi Wanita Idaman yang baik? Tenang, karena pada kesempatan kali ini Santrie Salafie akan berbagi tentang Tips Islami menjadi Wanita Idaman.

Selengkapnya, langsung saja yuk scroll ke bawah untuk menyimak lebih lanjut tentang Tips Islami menjadi Wanita Idaman.

Wanita Idaman

Wanita merupakan makhluk yang memiliki berbagai "kemudahan" yang tidak dimiliki oleh kaum lelaki. Wanita itu lebih mudah & lebih berpotensi untuk menjadi ahli surga, demikian sebaliknya wanita juga lebih mudah serta lebih berpotensi untuk menjadi ahli neraka. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah saw, bahwa mayoritas penghuni surga ialah wanita, dan dikesempatan lain beliau juga menyatakan bahwa mayoritas para penghuni neraka adalah wanita.

Cara Menjadi Wanita Idaman

Dibawah ini kami sudah siapkan beberapa Tips Islami menjadi Wanita Idaman yang bisa diambil hikmah dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dirumah. Berikut penjelasan lengkapnya,

1. Al Muslimaah (Bertaqwa Kepada Allah)

Allah swt menempatkan ciri-ciri pertama mengenai wanita yang di-idamkan olehNya & RasulNya ialah muslimah, yaitu wanita yang mempunyai ketaatan diri secara menyeluruh kepada Allah swt dan berusaha keras/bersungguh-sungguh dalam mempertahankan agamanya.

2. Al Mu'minaat (Wanita Yang Beriman)

Kalau kita ibaratkan iman dengan piring maka amal adalah isinya, dan piring akan disebut sesuai dengan isinya, jika piring itu diisi nasi maka disebut sepiring nasi, jika diisi dengan ubi maka disebut sepiring ubi, jika diisi dengan kacang maka disebut sepiring kacang, apapun bahan dasar piring tersebut dari kaca, keramik, atau Kristal maka ia tetap disebut sesuai dengan isinya.

Oleh sebab itu, seorang wanita yang patut menjadi idaman Allah swt ialah mereka selalu mengutamakan Akhlaq ketimbang penampilan luar semata, mereka selalu disibukkan dengan melakukan kegiatan kebaikan daripada berdandan untuk diri sendiri dengan perhiasan, make up dan lain-lainnya.

3. Al Qaanitaat (Wanita Ahli Ibadah)

Kata Qanitat berasal dari kata “Qanata” “Yaqnutu” “Qunuutan” yang artinya adalah taat. Sedangkan menurut imam Qusyairi dalam tafsirnya berpendapat bahwa kata 'qunuut' Artinya 'thuulul 'ibadah' (lama beribadah). Sedangkan menurut imam Fakhrurrozi dalam tafsirnya mengatakan bahwa kata 'qunuut' artinya perpaduan antara keislaman dan keimanan yang menghasilkan rasa taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya.

4. Ash-Sadiqaat (Wanita Yang Jujur)

Yaitu wanita yang membiasakan kejujuran lisan, kejujuran hati, kejujuran tindakan dan kejujuran sikap sesuai dengan tuntutan Allah dan Rasul-Nya. Refleksi jujur harus disertai dengan sikap pembenaran terhadap perkataan yang dilontarkan atau perbuatan yang dilakukan, kerana perkataan yang tidak disertai pembenaran adalah kebohongan, dan perbuatan yang tidak disertai pembenaran adalah kekufuran.

Oleh sebab itu, wanita idaman Allah s.w.t. berusaha keras agar tidak berdusta, ghibah, mencaci, memfitnah & lainnya, karena semacam itu bukanlah bentuk perkataan atau perbuatan baik, yang tidak disertai dengan pembenaran dari dalam lubuk hati.

5. Ash-Saabiraat (Wanita Yang Sabar Dan Pejuang)

Kesabaran terbagi menjadi 3 (tiga) hal: pertama, Kesabaran dalam menjalankan perintah Allah iaitu sabar dengan tidak mengungkit-ungkit kebaikan yang dilakukan dan ketika mendapatkan rintangan, ujian, dan cubaan dalam menjalankan ajaran. Kedua, kesabaran dalam meninggalkan larangan Allah s.w.t. iaitu menahan diri berbuat dosa dan kejahatan meskipun sesuai dengan keinginan hawa nafsu tetapi bertentangan dengan keinginan Allah s.w.t. Ketiga, sabar dalam menghadapi ujian dan cubaan kehidupan. Namun inti dari kesabaran iaitu upaya mempertahankan keimanan agar tidak melemah akibat dosa dan tidak hilang akibat ujian.

6. Al Khasyi'aat (Wanita Yang Khusyu')

Khusyu' menurut bahasa berarti diam dan tenang. Dalam ibadah solat, khusyu' adalah kondisi jiwa yang diliputi takut jangan sampai solatnya tertolak. Dalam membaca Al Qur'an adalah keasyikan jiwa yang disertai penjiwaan terhadap kandungan ayat, sehingga ia terlelap dalam lantunan qira`ah dan tadabbur Al Qur'an serta merasakan desiran ombak yang menghujam ke jiwanya.

7. Al-Mutasaddiqaat (Wanita Yang Gemar Bersedekah)

Bersedekah merupakan salah satu perhiasan rumah tangga yang dilestarikan dalam rumah tangga muslim, karena sedekah akan menarik cinta Allah, cinta para malaikat dan cinta manusia. Rumah yang dihiasi sedekah senantiasa dipenuhi dengan naungan perlindungan Allah, keberkahan dari-Nya, dan menambah keharmonisan rumah tangga.

8. Ash-Saa'imaat (Wanita Yang Gemar Berpuasa)

Menurut Imam Baidhawi dalam tafsirnya bahwa yang dimaksud dengan puasa di sini adalah puasa wajib iaitu puasa di bulan Ramadhan. Alasannya, karena pelaksanaan puasa sunnat bagi wanita yang sudah berkeluarga sangat bergantung izin dari suami, sehingga kata ash-sha' imat disini ialah puasa wajib. Namun menurut imam Fakhurur razi dalam tafsirnya berkata bahwa kata ash-sha' imat merupakan kode bagi mereka yang syahwat perutnya tidak menghalanginya dari beribadah hanya kepada Allah. Dalam hal ini, penekanan pada puasa wajib karena kaum wanita seringkali mengabaikan untuk mengqadha puasanya sampai menunda hingga bulan Sya'ban. Padahal dia bisa mengqadha puasa dengan segera, karena tuntutan pelaksanaan ibadah wajib adalah segera.

9. Al Hafizhaat (Wanita Yang Menjaga Kehormatan)

Kemampuan menjaga kehormatan diri dari perbuatan haram merupakan kurnia besar dan nikmat dari Dzat Yang Maha Mulia. Ketahuilah, bahwasannya kemuliaan seorang wanita itu diukur dari sejauh mana dia menjaga kehormatannya seperti cara berbusana, bertutur kata, berjalan dan lain-lainnya. Oleh sebab itu, Allah s.w.t. dan Rasul-Nya memberikan perintah khusus yang tidak dibebankan kaum laki-laki demi menjaga kemuliaan dan kehormatan wanita yaitu memakai jilbab, tidak keluar kecuali dengan mahramnya, tidak melembutkan ucapan kepada orang fasiq, dan tidak menghias diri seperti kaum jahiliyyah. Sebagaimana firman Allah s.w.t.

10. Adz-Dzaakiraat (Wanita Yang Banyak Berdzikir)

Dzikir termasuk ibadah yang termudah karena tidak mengorbankan tenaga, waktu atau harta. Seorang muslim dapat berdzikir tiap waktu dan tiap tempat, bahkan wanita haidh dan nifas pun bisa melakukannya. Berdzikir adalah salah satu ibadah yang sangat dicintai Allah swt dan Allah swt memberikan pahala berlipat ganda. Serta memberikan pahala yang tidak diberikan kepada ibadah selainnya.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari Tips Islami menjadi Wanita Idaman diatas adalah:
  • Tips Islami menjadi Wanita Idaman diatas bisa kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, namun dari ke poin-poin diatas tidak sepenuhnya menjamin keberhasilan yang sudah dicoba. Semua itu kembali lagi kepada kesungguhan diri kita masing-masing dalam mengaplikasikannya pada usaha yang dilakukan untuk menjadi Wanita Idaman yang baik.
Semoga dengan membaca Tips Islami menjadi Wanita Idaman ini, bisa menambah wawasan dan menjadi solusi bagi kita semua yang sedang berusaha untuk menjadi Wanita Idaman. Salam santun dan semoga bermanfaat (Referensi Tambahan : QS. Al-Ahzab : 35).

Baca juga: Cara Mendidik Anak menurut Imam Al Ghazali

Comment Policy: Setiap komentar yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu sebelum ditampilkan, silakan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Terima kasih untuk kerja samanya.
Buka Komentar
Tutup Komentar